Postingan

Menampilkan postingan dengan label tulis tulis

Sederhana

S aya kurang sepaham dengan pendapat orang tua yang mengatakan “cukup saya yang hidup susah, saya tidak ingin anak saya juga mengalami hal yang sama” Hal ini biasanya terimplementasi dengan terfasilitasinya semua keinginan anak yang menyebabkan dihasilkannya generasi strawberry. Btw, generasi ini bukan hanya terjadi pada saat kita mengenal penggolongan generasi baby boomeres, milenial/Y, Z dan Alpha. Hanya saja penggunaan istilahnya baru dicetuskan saat ini. Sedangkan contoh nyatanya sudah ada sejak dahulu kala.   Menurut saya, dari sisi orang tua meskipun mampu dan berkecukupan, memberikan nilai-nilai kesederhanaan dan tidak berlebih-lebihan dalam segala sesuatu adalah hal yang wajib untuk diinternalisasi pada diri anak. Membiasakan berikhtiar untuk mendapatkan yang diinginkan sembari mengajarkan meminta pada yang Maha Punya dan tentunya tidak membiasakan memberikan semua yang diinginkan melainkan hanya yang memang diperlukan.  Mengajak anak berdiskusi dan menimbang apa yang ...

Menangis

Gambar
Menangis adalah salah satu bentuk ekspresi yang ditimbulkan oleh manusia ketika mennerima suatu emosi. Allah yang menganugerahkan kemampuan ini yang diakibatkan sebagai luaran dari bentuk sedih, marah, kecewa, bahkan bahagia (An Najm 43).  Sebagai seorang muslim bahkan kita dianjurkan untuk mengurangi tertawa dan banyak menangis sebagai ekspresi dari apa yang sudah diperbuat (karena terlalu banyaknya pelanggaran atas perintah Allah yang telah dilakukan) (At Taubat 82) salah satu ciri orang yang berimanpun juga dengan menangis. Yaitu mereka yang apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, mereka menangis seraya berdoa  “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-rang yang menjadi saksi atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad" (Al Maidah 83) Begitu pula orang-orang yang takut kepada Allah, mereka menyungkurkan wajahnya ke bumi (bersujud) seraya menangis menyesali perbuatannya (Qs. Al isra 109) Sekali-kali kita harus menangis yang ditujukan unt...

KESIAPAN

Setiap peristiwa yang telah terjadi dalam kehidupan kita tentu didatangkan Allah SWT untuk menjadi ujian dan hikmah atas apa yang kita tanggapi pada kejadiannya. Dari berbagai macam peristiwa, aku sampai pada perenungan bahwa tidak semua orang yang usianya banyak beriringan dengan kemampuan untuk menjadi dewasa.  Mungkin sebagaimana status kesehatan yang menurut teori H.L Bloom, terjadi dipengaruhi oleh lingkungan, perilaku, genetika dan pelayanan kesehatan maka bisa jadi status kedewasaan secara holistik juga didasarkan kepada setidaknya keempat hal diatas (pelayanan kesehatan dinegasikan dengan bagaimana ketersediaan pola asuh orang tua, interaksi dengan lingkungan dan bagaimana seorang individu disiapkan untuk menjadi dewasa).  Selain itu, status kedewasaan seseorang dalam satu kondisi bisa jadi berbeda dengan kebutuhan kedewasaan dalam hal lainnya. Misalkan saja dalam proses pembelajaran dan menerima informasi. Bisa jadi seseorang sudah cukup matang dan memahami bagaimana ...

Kuliah subuh by pimpinan ponpes putri, darulloghoh, bangil

Adapun yang membuat lintasan baik dalam hati hanyalah Alloh swt. Apalagi menghadirkan kita dalam sebuah majelis yang mulia. Potongan kisah : Di masjidil aqsho setiap pagi, seorang tentara israel bertugas melihat jumlah jamaah sampai takbir. Kenapa? Karena jika jumlah jamaah solat subuh tidak sama dengan jumlah jamaah sholat jum'at maka kami masih dapat mengalahkan umat muslim. Alloh hanya bersama orang2 yang bertaqwa. Kemuliaan itu tidak semata mata karena usaha yang kita lakukan, tapi Alloh lah yang memberikannya. Kemuliaan itu sumbernya Alloh swt. Dan tidak mungkin kita mendapatkan kemuliaan jika tidak dekat pada Alloh swt. Umat muslim saat ini dihina dalam media internet caranya yaitu dengan menjauhkan umat muslim dari nabi muhammad, dari majlis2 ilmu sehingga kita tidak menjalankan islam secara integral. Hanya namanya saja. Dan cara ini disepakati oleh seluruh ulama, pendeta dan pemimpin agama Mengapa? Karena ada masalah toleransi? Minoritas? Dikucilkan. Yang mereka taku...

Just a note

Tema tulisanku hari ini nggak jauh-jauh lah ya dari tema yang sering diperbincangkan orang-orang untuk usiaku... Ya apalagi kalo bukan tentang pernikahan. Kamu mau nikah, rin? Ya mau lah. Masa nggak mau... Maksudnya, kamu mau nikah dalam waktu dekat ini? Ya mau lah Sama siapa? Nah, itu dia yang belum bisa dijawab. Hehe Anyway, this post isn't about my plan to get married, but for my (aqidah) sista' who will get married soon. Beberapa orang kalau bisa kukatakan sekelompok orang memilih untuk (yang nampak wajar) memilih menggunakan sarana (maksiat) bernama pacaran untuk menuju ke jenjang pernikahan. Dan sebagian yang lain memilih untuk sekuat mungkin menjaga hati, tenaga dan fikirannya untuk menjadikan keinginan menikah sebagai sebuah obsesi perbaikan diri. Karena kita meyakini bahwa pernikahan itu ikatan yang berat, mitsaqon gholizon setara halnya dengan jihad di beberapa sisi. Sebagaimana disebutkan dalam 'the holy qur'an bahwa wanita yang baik untuk lelaki yan...

Sabar itu... Indah

Assalamu'alaikum sob, apa kabarmu... Semoga senantiasa sehat ya, jikapun tidak setidaknya kita masih berada dalam kondisi selalu bersyukur atas seluruh nikmat Alloh yang telah cuma cuma Ia berikan pada kita tanpa pilih kasih, tanpa pandang bulu. Sob, Kali ini aku ingin sedikit bercerita, berbagi tentang pengalamanku hari ini Menunggu... Sob, kamu tahukan menunggu. Kata orang menunggu adalah sebuah kegiatan yang tidak pasti... Dan tidak ADA satu orang pun Di dunia ini_katanya suka menunggu. Karena ia adalah salah satu kata kerja tanpa kepastian. Kata kerja yang membutuhkan waktu, membuang waktu Sob, hari ini aku menunggu... Menunggu kabar, menunggu kedatangan... Ia sudah berjanji untuk datang, meski tidak sepenuhnya berikrar bahwa ia berjanji... Tapi ia mengatakan "ya, saya akan datang" Dan itu artinya ia akan datang... Ya, setidaknya menurutku ia. Akan datang memenuhi janjinya... Dan, jadilah hari ini aku menuggu... Dalam teori menunggu ada sandingan katanya...