The Best Planner

Kita mungkin sering mengatakan bahwa Allah adalah Sebaik-Baik Perencana atau Sebaik-Baik Sutradara. Tapi apakah kita sudah seyakin itu? 

Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah. Setiap perjalanan hidup manusia adalah sebuah misteri, dimana semakin ia dijalani dan disyukuri sebagai sebuah rezeki, seiring itu pula sebenarnya Allah sedang mengungkap satu persatu garis takdir yang telah dilalui. Bedanya antara satu dan lainnya adalah mampukan ia hadir menjadi hikmah dan menjadi peluang berkah?

Alhamdulillah tsumma alhamdulillah. Pertemuan dengan si A, si B, si C bahkan setiap orang yang (meski) hanya berpapasan, jika kita ingin ambil kisahnya juga adalah sebentuk rezeki. Allah berikan kesempatan untuk mengenal setiap jenis manusia, karakter, cara berkomunikasi, berinteraksi meski dalam tawa, sedih, marah maupun diamnya. 

Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah. Siapa akan menyangka, saya yang seorang yatim sejak berusia 14 tahun, ditinggal ayah semasa SMP akan menjadi sekuat ini. (Cie, agak bangga dikit). Namun seiring itu juga dulu mungkin tumbuh tak sering bersama beliau. Saya tidak mengatakan bahwa saya tumbuh dengan kondisi "Fatherless" karna sesedikitnya kebersamaan dalam bentuk fisik tapi saya tetap merasa berayah walaupun belum tentu terminologi itu diterima dari sisi psikologi, but I felt enough. Tanpa memungkiri ketertanaman budaya patriarki yang katanya sangat mendewakan laki-laki tapi seiring berjalannya waktu, beberapa literasi, pencerahan dari berbagai tempat belajar terutama bagaimana ternyata islam telah melakukan pembagian peran dengan sangat sempurna maka saya belajar bahwa segala sesuatu sebenarnya telah sempurna diciptaNya ditengah segala ketidak sempurnaan yang ada.

Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah, Di sebentuk coretan yang lalu-lalu, pernah berujar bahwa momen terbaik adalah berhasil berjalan beliau bersama ke pusat perbelanjaan. Hanya untuk mengunjungi toko buku. Sekali seumur hidup. Paling diingat sepanjang hidup. MasyaAllah, rezeki tiada berbatas. Kejadian yang mungkin sangat biasa bagi yang lain. Sementara di kali lain, sebuah kejadian yang sungguh jauh dari bayangan ketika melihat seorang ayah begitu dekat dengan putri kecilnya, tanpa kikuk atau segan berinteraksi mesra melalui panggilan telepon. Bahkan sang putri tanpa segan melontarkan bunyi kecup untuk sang ayah. Sebuah kejadian langka bagiku. MasyaAllah. Sungguh Allah sebaik-baik Pembuat Skenario. Banyak kagum, banyak cengang, banyak syukur, sebegitu baiknya Allah pada saya.

Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah, Allah rezekikan untuk lanjut berkuliah dengan usia yang (menurut saya) tak lagi muda, ternyata salah satunya adalah untuk lebih banyak bertemu dengan  lebih banyak gen Z, sebuah jalan dariNya untuk memudahkan berinteraksi dengan yang (akan) membersamai di sisa hari. Siapa yang sangka, akan mendapatkan ghanimah. Bonus berupa permata sholihah tanpa perlu berpayah, hanya bertugas menyambung langkah. 

Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah, Allah paparkan dengan banyak literasi, berbentuk rupa jokes bapack-bapack, termasuk kisah-kisah puitis berupa warna (rupanya) untuk disiapkan melangkahi bersama sang pejuang sembari tetap bersandar pada Pemilik Hati.

Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah, karna hidup ini memang sebentuk perjuangan tentu padang rumput hijau indah berseri akan selalu dihiasi dengan adanya liuk lekuk sungai, bebatuan yang tipis, besar atau tajam, ujung rumput yang kadang memberi luka, atau bahkan terpaan hawa panasnya matahari agar mendapat sinar yang membahahiakan mata. Kelurusan niat, kejelasan tujuan serta cara untuk menjalani dan tentu saja senantiasa meminta kepada Pemilik Kelurusan Jalan adalah senjata utama. Bismillah... mari kita mulai dari pelabuhan ini, untuk kemudian sandar di pelabuhan bernama firdaus nan berseri.

Rabbana hablana min azwaajina wa zurriyatina qurrota'ayun waj'alna lil muttaqiina imaama...

Barakallahu fiik, ya Rabb berkahi hidup mereka, jaga mereka, sayangi mereka fiddunya wal aakhirah. Aamiin ya Rabbal'alaamiin.

Subuh, 22 sya'ban 1447H

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Just a note

SELESAI

Abah