Postingan

SELESAI

Setelah enam kali purnama, kembali mencoba menuliskan apa yang ada di otakku ini. Ya, memang menulis disini adalah saranaku untuk bisa menuangkan apa yang kadang terlintas atau memang benar-benar kupikirkan.  Saat aku menulis ini, aku sudah berada kembali ke kotaku berasal, Samarinda. Kota dimana aku dilahirkan dibesarkan, kuliah hingga menjemput rezeki. Setelah kurang lebih dua tahun enam hari lamanya menjadi warga Yogyakarta untuk menyelesaikan studi, akhirnya aku kembali.  Satu mimpi selesai, Rin. Kini waktunya memberi bukti tanggung jawab ilmu yang sudah dipelajari kepada negeri dan masyarakat sebagaimana kau citakan sebelum pergi. Ingat Rin! kamu pergi dengan uang negara, ilmu yang kau caripun atas rekomendasi negara karena bidangmu ini tak banyak peminatnya. Inilah citamu untuk bisa memberikan kontribusi.  Tapi, ingat Rin masih banyak mimpimu yang lain, yang belum bisa kau capai sejauh ini. ada pula kewajiban yang hingga saat ini belum bisa kau lakukan. Bukan karena...

Abah

Terkadang aku lupa, rasanya punya Ayah. Tapi, tentu ada hikmah dibalik ketiadaan beliau saat aku SMP. Sekalinya perjalanan yang kuingat. Sekali dan terakhir kalinya. Aku hanya berjalan berdua bersamanya ke toko buku. Sungguh canggung, karena kami tak seakrab itu, tapi juga tak sejauh ini.  Ketika kurasa aku lupa, kuingat lagi sosoknya, mencoba mengumpulkan serak-serak ingatan ketika dulu sekali pernah diantar sekolah, atau bermain diletakkan diatas fosil kura-kura. Selebihnya, yang paling kuingat adalah kebiasaan beliau ketika makan, ada gerakan khas yang tidak orang lain punya.  Disaat aku ingat, setiap kalinya kumelihat ada akhwat lain yang bertemu dengan papanya, ada ikhwan lain yang berbicara tentang ayahnya. Ada teman yang membagi status tentang bapaknya. Lalu aku bisa bercerita tentang apa. Yang kupahami, dulu beliau adalah sosok pekerja keras untuk menghidupi kami, istri dan keenam anaknya. Beliau juga adalah sosok yang sangat ringan tangan untuk menolong orang lain, me...

Linear dan Eksponensial

Setiap manusia pasti akan memiliki masalah. Masalah adalah sebuah keniscayaan yang menunjukkan bahwa seseorang masih hidup, masih memiliki emosi, masih memiliki kehidupan.  Meskipun saat ini terasa banyak masalah yang dihadapi, berat ringannya tergantung bagaimana setiap insan menyikapi. Perbaikan diri harus tetap diusahakan, kesabaran harus terus diikhtiarkan dan usaha tetap harus dilakukan.  Dalam setiap waktu yang tidak pernah kembali, perubahan-perubahan kecil maupun besar sangat mungkin terjadi. Mata setiap manusia berbeda dalam menyikapi ekspektasinya.  Dalam mengupayakan terbaik dalam kehidupan baik sebagai individu, keluarga inti, keluarga besar, lingkungan sekolah, kampus, dan kerja tentu akan selalu ada hambatan tapi cara menyikapinya tergantung tiap pribadi.  Masalah-masalah seorang pribadi merupakan permasalahan linear. Karena setiap individu melakukan ikhtiar dengan satu isi kepala saja. Segala yang dihadapi ya akan dicarikan solusi dengan bagaimana dia ...

Perjuangan dan Mimpi

10 November adalah salah satu hari bersejarah untuk masyarakat indonesia. Hari ini diperingati sebagai hari pahlawan, yang disimbolkan dari konon katanya perjuangan para pahlawan nasional melawan pasukan belanda yang masih aja stay di Indonesia, padahal Indonesia-nya sudah menyatakan kemerdekaan. cmiiw ya... karena saya bukan tipe yang hafal-hafal kali dengan sejarah, terutama dengan cara bertutur buku sejarah masa sekolah dulu kurang nyambung ya dengan cara belajarku. hmm...  By the way , tentang hari pahlawan. setiap diri kita ini pasti punya mimpi kan ya, punya cita-cita. Ya nda ya? harusnya sih punya. entah dalam bentuk perencanaan yang sangat matang dengan bahkan membuat peta perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang atau rencana-rencana receh sesederhana besok mau makan apa atau pakai baju apa.  Jujur ly , aku bukan tipe orang yang detail, selalu memandang sebuah fenomena (baik atau buruh) dari kacamata yang sangaaat besar. alih-alih berfikir hal ini akan berbahay...

Catatan Diri!

 Refleksi tiga puluh tiga... ya, kamu sudah tua Rin!  Ingat waktumu mulai menipis seiring bertambahnya waktu dan kesempatan menghirup oksigen di bumi ini. Masih banyak hal yang ingin dilakukan, tapi sudahkah usahamu sejalan dengan mimpi?  Aku tau, salah satu yang ada dibenakmu adalah bagaimana menghadapi kepastian yang belum pasti kan? sungguh sebuah misteri yang kamu yakin pasti akan datang, tapi entah kapan. Yang bisa diikhtiarkan saat ini adalah berbekal dan persiapan. Sembari mengejar cita yang kau ukir sejak dulu kau tau ada yang namanya berkeinginan. hmm... Akankah yang memberikan harapan terkalahkan oleh yang datang dengan kepastian?  pertanyaan berat dengan setidaknya ada dua konteks tafsiran... pertanyaan diatas bisa tentang jodoh, but at the same time it is also talk about death.  jika berbicara tentang jodoh, maka mungkin saja saat ini ada orang-orang yang memberi dan menaruh harap, namun tak jua datang kepastian.  Untuk hal yang seperti ini, aka...

Mitsaqon Ghalidza (Perjanjian Agung)

Kalimat Mitsaqon Ghalidza (Perjanjian Agung) hanya disebutkan sebanyak tiga kali dalam Alquran, untuk menggambarkan peristiwa yang berkaitan dengan hal yang besar. Ketiga ayat itu adalah  1. Menggambarkan tentang Perjanjian Allah SWT yang diwakilkan saat Ijab Qabul Pernikahan, dari Wali Nikah Perempuan kepada Mempelai Pria.  " Dan bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal kamu telah bergaul satu sama lain (sebagai suami-istri). Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil  perjanjian yang kuat  (ikatan pernikahan) dari kamu" (Qs. 4.21) 2. Menggambarkan perjanjian Allah SWT dengan Bani Israil.  " Dan Kami perintahkan kepada mereka, “Masukilah pintu gerbang (Baitul maqdis) itu sambil bersujud,” dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka, “Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabat.” Dan Kami telah mengambil dari mereka  perjanjian yang kukuh"   (Qs. 4:154) 3. Menggambarkan perjanjian Alloh SWT dengan Nabi Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa. "Dan...

SPN #3 Financial by Rosswitha Jassin MBA CFP

Tidak bisa dipungkiri, salah satu yang harus dimanajemen untuk membangun sebuah keluarga selain kepahaman dibalik berkasih sayang juga bagaimana saling berkomunikasi terutama dalam emngatur keuangan. sebuah keluarga muslim harus rapi termasuk dalam keuangannya, agar bisa memberikan manfaat yang luas tidak hanya bagi keluarga kecilnya tapi juga kepada orang-orang yang berhak atas harta yang dititipkan Alloh. berikut ini merupakan sedikit ringkasan Sekolah Pra Nikah ketiga oleh Ibu Rosswitha tentang pengelolaan keuangan.  Alloh memberikan kelebihan harta dan kecukupan, jadi tidak ada istilah miskin. insyaAlloh cukup siklus hidup terbagi menjadi 4 : anak2 (0-20), lajang (21-menikah), masa mapan (usia produktif), masa tua manusia biasa tertipu dengan nikmat sehat dan waktu senggang (HR bukhari) QS. Al Ashr —> jangan sampai rugi   perencanaan keuangan syariah : manajemen keuangan terintergrasi dan terencana dan memenuhi prinsip islam piramida perencanaan keuangan cashflow : seba...