Postingan

22 Desember

Masyarakat Indonesia memperingati hari ini sebagai hari ibu. Hari apresiasi bagi seluruh ibu yang telah berjuang untuk anak-anaknya. Hari dimana semua ibu, baik ibu rumah tangga, ibu bekerja, ibu asuh, dan segala jenisnya mendapatkan banyak diskon (haha).  seingatku, baru beberapa tahun terakhir, hari ini menjadi kembali kami "peringati" dengan memberikan sedikit kenangan tiap tahunnya untuk ibunda tercinta. Entah dengan kado, makan bersama atau agenda kumpul keluarga lainnya. Kenapa kami? ya... mungkin ini hanya berlaku di keluarga kami. Sebelumnya, hari ini kami isi dengan pengajian kah, tadarus kah, atau sekedar meniatkan dalam hati masing-masing amalan untuk orang yang kami kasihi. Saat tulisan ini kubuat di tahun 2021, tepat 18 tahun lalu, kami merasakan kehilangan yang cukup berat. Abah kami pergi selama-lamanya, menemui rabb-Nya. Di hari ini, bertahun lalu, kami menitikkan air mata, alih-alih tersenyum. Mengiringi guguran tanah menyelimuti tubuh orang yang diamanahkan ...

Kembali Menulis kah?

Lama sekali baru tersadar bahwa ada yang bernama blog ini disini. Jika bukan karena ada teman yang mengingatkan bahwa aku punya tempat ini untuk menuliskan asa atau apa saja yang ada dikepala. Postingan terakhir terpantau di bulan November 2015, yang kuingat waktu itu adalah masa masih unyu-unyu dan semangat karena terhitung baru sekitar setahun setengah menjadi abdi negara. Dan ya hingga saat ini, laman ini kembali kubuka.  Mari kita mulai lagi, tuangkan apa yang ada di otak dan hati, siapa tau bisa menginspirasi. Oya, untuk mengingatkan diri sendiri, kondisi hari ini masih kurang lebih sama dengan 6 tahun 1 bulan yang lalu. Kamu pada postingan terakhir itu belum kutemui, entah dimana sih dia.. 😅 lucu dan geli-geli sendiri juga membacanya. Yaa, biarkanlah catatan itu menjadi tempatku berbagi. karna tulisan inipun mungkin hanya akan aku saja yang baca sendiri. ok, let's start over! -- Sedikit kisah menjadi abdi negara, setelah memutuskan untuk 'memilih' kembali ke kota kel...

Untukmu yang masih menjadi misteri

untuk apa tulisan ini kubuat, aku juga tidak tau.. yang jelas ini kurasa harus saja untuk kutuliskan dan suatu hari nanti akan ada seseorang yang akan menjadi kata ganti kamu dari tulisan ini. ya... kamu... kamu yang aku tidak tau siapa, nantinya akan menjadi seseorang yang akan melengkapi setengah batu bata agar bisa setidaknya jadi salah satu pondasi atau bahkan dinding pembangun peradaban dunia. kamu... yang sampai saat kutulis ini hanya Alloh saja yang tau siapa kamu... yang mungkin saja aku sudah pernah berinteraksi denganmu atau bahkan tak pernah sama sekali terbersit sosokmu dimataku... adalah orang yang aku pinta pada Alloh agar mampu menyempurnakan proses pembuatan batu bata dari segumpal tanah liat yang belum jadi ini... karena itu, aku senantiasa berdoa agar kamu adalah orang yang mengenal tarbiyah, jalan hidup yang telah kupilih, berkecimpung juga bergerak di dalamnya. Sungguh bukan karena tingginya mimpi yang aku punya... Namun, kupahami bahwa diri ini adalah si lema...

Kuliah subuh by pimpinan ponpes putri, darulloghoh, bangil

Adapun yang membuat lintasan baik dalam hati hanyalah Alloh swt. Apalagi menghadirkan kita dalam sebuah majelis yang mulia. Potongan kisah : Di masjidil aqsho setiap pagi, seorang tentara israel bertugas melihat jumlah jamaah sampai takbir. Kenapa? Karena jika jumlah jamaah solat subuh tidak sama dengan jumlah jamaah sholat jum'at maka kami masih dapat mengalahkan umat muslim. Alloh hanya bersama orang2 yang bertaqwa. Kemuliaan itu tidak semata mata karena usaha yang kita lakukan, tapi Alloh lah yang memberikannya. Kemuliaan itu sumbernya Alloh swt. Dan tidak mungkin kita mendapatkan kemuliaan jika tidak dekat pada Alloh swt. Umat muslim saat ini dihina dalam media internet caranya yaitu dengan menjauhkan umat muslim dari nabi muhammad, dari majlis2 ilmu sehingga kita tidak menjalankan islam secara integral. Hanya namanya saja. Dan cara ini disepakati oleh seluruh ulama, pendeta dan pemimpin agama Mengapa? Karena ada masalah toleransi? Minoritas? Dikucilkan. Yang mereka taku...

Just a note

Tema tulisanku hari ini nggak jauh-jauh lah ya dari tema yang sering diperbincangkan orang-orang untuk usiaku... Ya apalagi kalo bukan tentang pernikahan. Kamu mau nikah, rin? Ya mau lah. Masa nggak mau... Maksudnya, kamu mau nikah dalam waktu dekat ini? Ya mau lah Sama siapa? Nah, itu dia yang belum bisa dijawab. Hehe Anyway, this post isn't about my plan to get married, but for my (aqidah) sista' who will get married soon. Beberapa orang kalau bisa kukatakan sekelompok orang memilih untuk (yang nampak wajar) memilih menggunakan sarana (maksiat) bernama pacaran untuk menuju ke jenjang pernikahan. Dan sebagian yang lain memilih untuk sekuat mungkin menjaga hati, tenaga dan fikirannya untuk menjadikan keinginan menikah sebagai sebuah obsesi perbaikan diri. Karena kita meyakini bahwa pernikahan itu ikatan yang berat, mitsaqon gholizon setara halnya dengan jihad di beberapa sisi. Sebagaimana disebutkan dalam 'the holy qur'an bahwa wanita yang baik untuk lelaki yan...

Anehnya #JIL #TOLAKJIL forever

Gambar

Pewaris Surga

Assalamu'alaikum. Sobat... Apa kabar. Lamaaaa sekali rsanya tidak menyentuh blog ini... Sobat, sedikit berbagi. Pernahkah kalian mendengar bait-Bait indah berjudul "pewaris sur'ga yang dinyanyikan oleh Opick? Begini liriknya... mereka adalah pewaris surga manusia yang disayangi Allah alangkah indah bila hati mengenangnya tanda-tanda ada tujuh di hidupnya yang pertama orang yang beriman kepada Allah iman di hati mulut dan langkahnya yang kedua orang yang menjauh dari segala perkara-perkara yang tiada guna yang ketiga orang yang menunaikan zakatnya yang keempat yang menjaga kemaluannya yang kelima orang yang memelihara amanat yang keenam orang yang penuhi janjinya yang ketujuh orang-orang yang selalu menjaga waktu dan khusyu setiap sholatnya mereka adalah orang yang dirindu surga surga firdauslah tempat kembali mereka Indahkan? Menurutku sobat, lirik ini sangat indah Dan membautku ingin, setidaknya mampu mengamalkan salah satu amalan pewaris surga seperti ...